Minggu, 16 Oktober 2011

TUHAN ITU ADA ATAU TIDAK YA??

Siapakah Tuhan itu?, apakah Tuhan itu?, jika Tuhan memang ada, diamanakah Dia saat ini? Selalu saja pertanyaan yang sepele ini menyelimuti ruang pikiran, entah bagaimana cara menjawab pertanyan-pertanhaan tersebut. Sampai saat ini, Tuhan merupakan misteri yang sangat kuat, setiap peradaban di belahan dunia manaupun, dalam waktu apapun sangat erat dalam menyelidiki hakikat Tuhan. Agama, agama merupakan salah satu sarana untuk mengenalkan manusia kepada Tuhan, dengan jalan yang berbeda antar agama satu dengan yang lain. Kebudayaan, selain agama kebudayaan

Tipologi Tuhan yang telah diwujudnyatakan dalam sejarah umat-Nya Part I



Karya Agung Tuhan

Dalam sepanjang kehidupan umat manusia, tidak henti-hentinya Tuhan memberikan dirinya untuk dapat dikenal oleh umat-umat-Nya dalam generasi ke generasi, dari waktu ke waktu. Agar manusia mengerti siapa hakekat Tuhan yang sebenar-benarnya. Tak henti-hentinya Beliau berkarya dalam kehidupan manusia, pada ulasan ini, akan dipaparkan Tipologi Tuhan yang berkarya.

BURUNG KUTILANG YANG MURUNG

Salam dalam kasih Tuhan Yesus Kristus, menyertai kita semua



Saudaraku yang terkasih di dalam Tuhan, setiap kita pasti pernah melihat burung Kutilang, bukan?

Iya benar, burung kutilang adalah sejenis burung kicauan, yang biasanya dipelihara orang, untuk diperdengarkan suaranya. Pada renungan saat ini, saya akan menceritakan kisah mengenai burung Kutilang yang murung.

GEMBOK DAN ANAK KUNCI

Saudara-saudara yang terkasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, pada saat ini saya akan membagikan sebuah ilustrasi tentang gembok dan anak kunci, semoga bermanfaat.

Pernahkan kita pergi ke toko bangunan, dan mencoba membeli gembok untuk mengamankan pintu, atau sepedah, atau untuk mengamankan barang-barang yang berharga bagi kita? Pastinya setiap kita pernah melakukannya. Kalo belum pernah mencoba beli, minimal pernah melihat gembok bukan?

TEMPAYAN YANG RETAK

Di sebuah desa yang masih asri, hiduplah seorang janda tua yang kini hidup sebantang kara, tidak ada sanak keluraga. Segala aktifitas dia lakukan seorang diri. Di rumahnya yang sederhana, di dekat sungai yang jernih airnya, hidupnya tidak dapat terlepas dari kedua tempayan tempat air yang selalu menolongnya dalam mendapatkan air, untuk keperluannya sehari-hari. Nenek mempunya dua tempayan yang sangat berbeda, tempayang yang satu masih utuh dan tidak bercacat, sedangkan yang satunya terdapat retakan pada pertengahan tubuhnya. Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, nenek mengambil air di sungai dekat rumahnya. Dengan sebilah tongkat untuk memikul kedua tempayan tadi, nenek mengambil air di sungai. Tempayang yang utuh selalu memberikan air yang penuh saat sampai dirumah, dan tempayan yang retak hanya memberikan sedikit air, yaitu setengah dari tempayan utuh.

TEMPE DAN TELUR GOSONG

Hiduplah keluarga kecil yang sangat sederhana,dan hidup dalam kesederhanaan. Mereka adalah ibu, ayah, dan kedua anaknya yang. Ayah adalah kepala keluarga yang baik, dengan giat bekerja dengan tujuan menghidupi keluarga kecilnya, berangkat pagi pulang petang mengejar setoran dengan harapan mendapatkan uang yang cukup untuk keluarganya. Ibu adalah wanita yang sangat sabar, dengan niat membantu kebututuhan ekonomi keluarga, ibu membuat es lilin dan menjualnya kerumah-rumah. Kedua anak mereka, masih sekolah. Orangtua mereka tidak ingin anaknya putus sekolah, agar kelak dapat mencari kehidupan yang lebih layak.

SAHABAT MELEBIHI SEORANG SAUDARA

Ketika aku menulis renungan ini, suasana ruang kamar aku mengingatkanku kembali ke masa itu. Hujan yang mengguyur tanah kering setelah terpapat terik matahari, kemudian mengeluarkan aroma khas tanah basah, aromanya semakin kuat dan merasuk kedalam kamarku. Diiringi alunan lagu pujian “Sampai-GMB”, semakin membuat perasaanku damai, dan membawa lamunanku pada masa-masa kuliah dulu. Tepat diatas meja disamping jendela, aku mulai mengingat kenangan-kenangan indah bersama sahabat-sahabatku.

MENILAI DUNIA



Manusia diciptakan untuk melaksanakan Mandat Agung Sang Pencipta, yaitu menjaga segenap karya Allah dengan baik dan bijaksana, tanpa terkecuali. Segala yang telah Tuhan ciptakan berpedoman pada keteraturan dan keseimbangan, satu hal yang bisa mewujudkan keduanya adalah KETAATAN. Taat pada ketetapan Allah adalah dasar dari pada Mandat Agung Allah. Oleh karena dosa, manusia terjatuh kedalam ketidak kudusan, dan mengetahui akan diluar kehendak Allah, ketidaktaatan inilah yang menyebabkan dosa mulai ada di dalam ciptaan Allah.

MAUKAH KAMU JADI KITAB YANG TERBUKA UNTUK SETIAP UMAT MANUSIA


Judul diatas merupakan ajakan kepada setiap kita, untuk menjadi Kitab yang dapat dibaca oleh setiap manusia. Kita merupakan suatu buku suci dan kudus, yang merupakan kumpulan dari beberapa lembar tulisan-tulisan yang suci dan kudus. Dalam hal ini penulis mengajak saudara semua untuk menjadi pribadi yang diliputi oleh kekudusan. Di mana setiap tindakan yang keluar daripadanya merupakan visualisasi dari hati yang suci dan kudus, sehingga dapat menjadi teladan bagi semua orang yang ada disekitarnya.

Maukah kita menjadi kitab yang terbuka?, merupakan gaya hidup Illahi yang dipraktikkan ditengah kehidupan duniawi, yang notabenemerupakan tempat dimana banyak sekali manusia duniawi berada. Merupakan tantangan tersendiri bagi kita, untuk berlaku menjadi teladan bagi sekitar.

SURAT DARI BAPA SURGAWI.....BAPA KITA

Anak-Ku...

Engkau mungkin tidak mengenal Aku, tetapi Aku mengenal segala sesuatu tentang dirimu...(Maz.139:1) Aku tahu kalau engkau duduk atau berdiri ... (Maz.139:2) Aku mengerti segala jalanmu ... (Maz. 139:3) Setiap helai rambut kepalamu, terhitung semuanya ... (Mat. 10:29-31) Karena engkau diciptakan dalam gambar dan rupa- Ku ... (Kej. 1:26-27) Di dalam-Ku engkau hidup, engkau bergerak dan engkau ada ... (Kis. 17:28) Sebab engkau ini adalah keturunan-Ku ... (Kis.17:28)

PERIHAL HALAL DAN HARAM

Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus pada ulasan ini, kami bermaksud untuk menyampaikan mengenai pertanyaan yang sering terbersit dalam benak kita. Pergumulan mengenai halal dan haram, salah satu pertanyaan yang terlontar adalah:

“Apakah ada makanan tertentu yang menjadi haram (tidak tahir) apabila dikonsumsi oleh tubuh?, ”

Berapa kali harus mengampuni?


Pada suatu sore Eli pulang dari tempat bimbingan belajarnya, dia mengayuh sepedanya cepat-cepat dari tempat bimbingan belajar menuju rumahnya. Dengan muka yang menahan amarah, dia terus mengayuh sepeda. Hingga akhirnya, sampailaih ia di depan rumahnya, “Lho, kok sudah pulang nduk?” Tanya ibunya yang sedang menyapu halaman. Tidak terdengar jawaban dari anak perempuannya, Eli langsung masuk kamar dengan air mata yang hampir mentes ke pipinya. “Dherrrrrrrrrr…..!!!” tiba-tiba saja pintu kamar Eli, ia banting dengan kencang, Eli melempar tas nya ke lantai, langsung melompat ke tempat tidur, membekab bantal dan menangis. Eli terlihat sangat sedih sekali, terdengar sangat memilukan, dari balik pintu ibundanya mencoba mendengarkan apa yang sedang terjadi. Dengan penuh kasih ibunda Eli menghampirinya, sambil duduk di sebelah Eli yang sedang tengkurap membenamkan kepalanya di bantal, ibunda Eli membelai kepalanya dengan penuh kasih.

“Ada apa lagi to nduk?” Tanya ibunda Eli padanya dengan perasaan empati yang mendalam, Eli hanya menggelngkan kepala sambil sesekali menarik nafas sesaknya,

Jumat, 28 Januari 2011

Kesesatan terbesarku adalah hidup dalam dunia yang sesat


Kemunafikan, iya kemunafikan kata-kata itu yang saat ini membelenggu pikiranku yang sudah sangat sempit. Betapa tidak, kehidupan ini begitu penuh tipu muslihat. Antara yang benar dan yang salah tidak dapat dibedakan dengan mudah, tidak semudah menumpahkan air dari daun keladi.
Perdebatan demi perdebatan, percakapan yang dilakukan di pinggiran jalan, hanya untuk mengungkap busuknya bangkai yang ditutupi oleh balutan kapur barus. Sungguh tidaklah mudah. Liat-nya perdebatan dikala itu membuatku kehilangan kendali, bahkan nilai diri hampir ku gadaikan demi mengaku kalah pada sang waktu.. mungkin saat itu aku kalah (mengalah untuk menang, dan aku tidak membiarkan orang lain terjungkal jatuh)

Kamis, 13 Januari 2011

Kekosongan Pikiran Dan Menyelami Diri Untuk Melihat Semesta

Kembali lagi aku menulis di Catatan saya, hemph... lama juga ya...
Sebenarnya sih tidak ada sedikitpun ide untuk menulis di tengah kesibukan menyelesaikan TA ku...
Ya mudah – mudahan apa yang aku tulis ini dapat berguna
Pertanyaan yang dianggap sangat simple akan tetapi bisa membuat aku pribadi berpikir panjang. Bahkan sehabis percakapan-pun hal itu masih aku renungkan. Asal tidak membuat pribadiku stress (yakin??).
Banyak sekali, hal-hal di dunia ini yang tidak dapat di jawab oleh akal sehat berukuran 100.000.000.000.000 terabyte sekalipun, wajar juga sih, harusnya manusia mempunyai kemampuan dan memori otak yang unlimited (kayak modem baruku aja) baru bisa menyelesaikan pergumulan dalam hati.