Karya Agung Tuhan
Dalam sepanjang kehidupan umat manusia, tidak henti-hentinya Tuhan memberikan dirinya untuk dapat dikenal oleh umat-umat-Nya dalam generasi ke generasi, dari waktu ke waktu. Agar manusia mengerti siapa hakekat Tuhan yang sebenar-benarnya. Tak henti-hentinya Beliau berkarya dalam kehidupan manusia, pada ulasan ini, akan dipaparkan Tipologi Tuhan yang berkarya.
Tipologi Tuhan yang telah dicatat sejak zaman bapa leluhur umat, sampai kegenapan-Nya yaitu kedatangan Al-Masih, Yesus Kristus.
Tipologi adalah, sebuah peristiwa yang sama makna baik tersurat ataupun tersirat yang menunjukkan akan adanya hubungan Pararel, oleh karena Rancangan Agung Allah yang Maha Kuasa. Dengan kata lain Tuhan Allah ingin mengatakan pada kita, bahwa Dia lah yang telah merancang Karya yang luar biasa untuk menylamatkan umat manusia dari belenggu dosa.
Mari kita lihat, bukti sejarah yang menceritakan kasih Allah.
1. Kehidupan Adam
Adam adalah manusia pertama yang merupakan bapak leluhur dari umat manusia. Manusia mula-mula yang merupakan cikal bakal dari segala peradaban.
Tuhan ingin menunjukkan kepada umat-Nya, bahwa Dialah Tuhan yang merupakan sumber dari kehidupan,
(Yohanes 15 : 1) berbunyi:
“Akulah pokok anggur yang benar dan Bapakulah pengusahanya”
Dari ayat tersebut, dikatakan bahwa Tuhan dalam wujud Yesus, mengingatkan bahwa Dialah pokok anggur, yaitu sumber dari kehidupan bagi ranting-rantingnya (umat Tuhan)
2. Kehidupan Nuh
Dalam kehidupan Nuh, Tuhan ingin mengingatkan bahwa Dia adalah pribadi yang tidak segan-segan memberikan sanksi kepada umat yang dikasihinya. Tetapi selalu ada pengharapan apabila berpegang pada kehndak-Nya
3. Kehidupan Abraham
Abraham merupakan hamba Tuhan yang sangat beriman, ketika Tuhan menguji kekuatan iman Abraham untuk mengurbankan anak tunggalnya yakni Iskak sebagai persembahan kepada Allah, Abraham dengan iklah melakukan kehendak Tuhan. Akan tetapi, Tuhan melihat kesetiaan Abraham, kemudian Tuhan memberi domba sebagai ganti Iskak. Dari peristiwa ini, kita dibukakan mata hati kita untuk melihat kebesaran hati Tuhan, dengan peristiwa penyaliban Tuhan Yesus, yang merupakan kurban dari dosa-dosa manusia.
Bapa Surgawi, yang rela mengambil rupa seorang manusia, dan rela mati untuk menbus dosa manusia.
4. Kehidupan Musa
Tuhan menunjukkan bahwa, Dialah jalan keselamatan dan hidup. Dia membawa umatnya kepada jalan kebebasan, bebas dari belenggu dosa, menjadi umat yang merdeka, lepas dari perbudakan dosa. Seperti perkataan Tuhan Yesus :
(Yohanes 14:6) berbunyi:
“Akulah Jalan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang dating kepada Bapa kalau tidak melalui Aku”
5. Kehidupan Daud ( Raja-Raja Israel)
Sebelum menjadi Raja, Daud merupakan penggembala domba. Dia adalah pemuda biasa, sangat sederhana, dari latar belakang yang sangat sederhana. Akan tetapi Tuhan membuat kehidupan Daud berubah 180O, oleh karena kasih sayang Tuhan Daud dijadikan Raja Israel menggantikan Saul.
Demikian juga yang dialami Yesus. Dia hanyalah anak seorang tukang kayu, yang hidup pada lingkungan yang sederhana, akan tetapi Dia adalah Raja sang pemilik alam semesta raya.
Dari tipologi tersebut, segalanya terdapat dalam citra Yesus, Allah ingin mengingatkan kepada kita. Dialah Tuhan yang telah menjelma untuk menebus dosa manusia. Segala apa yang Bapa telah lakukan dalam sejarah manusia, telah digenapi oleh Yesus Kristus putera-Nya yang tunggal.
Tuhan memberkati.
By: Melkisedekh Y. Alfa Suharyono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar