Rabu, 23 Mei 2012


KESADARAN INSANI UNTUK BERBUAT SESUAI NURANI



Dan ketika pikiranku mulai melayang melintasi keterbatasan yang kumiliki, 
maka kutemukan kebutuan untuk menyelami yang tak ku ketahui...
hanya dengan iman, aku dapat melihat hal yang tak seorangpun di dunia ini pahami
dan dengan kepercayaan kutemui, makna Ilahi.
_________ Penulis

Tuhan.
Sepanjang waktu dari semulanya, hal inilah yang menjadi konsep pemikiran dalam pola pikir manusia. Apakah tuhan itu, seperti apakah tuhan, dan bagaimanakah sampai konsep pemikiran tentang ketuhanan itu muncul dalam beberapa aspek kehidupan manusia.

Dan merupakan diskusi yang tidak berujung, ketika topik ini diangkat dalam segala forum. Misteri yang tak akan pernah terpecahkan ini, dari generasi ke genrasi semakin menarik untuk dikaji. Berbeda dengan manusia yang berada di luar pemikiran tersebut, bagi segelintir manusia, pemikiran mengenai keberadaan tuhan ini, malahan membuat hidup kita penuh dengan kesia-siaan.

"Sia-sialah mereka yang mempercayai akan sesuatu hal yang tidak pasti" 
                                                            ___ kata salah seorang atheis yang pernah penulis temui

Saudara, banyak diantara kita yang kehilangan pegangan dalam hidup ini, dan dibuat terombang-ambing oleh hasutan atau pergumulan oleh karena cara pandang orang lain dalam memaknai hakekat tuhan. Bahkan, saat ini adalah saat dimana kepercayaan kita mengenai hakekat Tuhan sedang diuji. 

Zaman serba maju ini, dimana kekuatan mukjizat Tuhan dapat manusia hasilkan dengan berbagai teknologi-teknologi yang canggih dan muktahir, membuat pemikiran manusia yang awalnya Theosentris berubah menjadi Atheis, Agnostik dan bahkan Rebelion. Pemberontakan yang terjadi tidak hanya dilontarkan melalui tulisan, atau lisan, bahkan sampai menginjak ke suatu hal yang berbau "perang" dan brainwashing.

Usaha Manusia dalam pembuatan inseminasi buatan  _____ in vitro insemination
____ Era wahana antarikasa
________ Era dalam Cloning manusia

____Era dalam dunia Kesehatan

___ Era Keterbukaan arus Informasi



Dan di zaman inilah, manusia beranggapan mereka sudah mampu untuk melepaskan keyakinannya dari apa yang semula mereka yakini sebagai penentu takdir hidup manusia, yang disebut oleh manusia sebagai tuhan. Manusia era modern yang lebih mengutamakan kekuatan diri pribadi, dan mengesampingkan kekuatan di luar kewajaran manusia, ketika manusia bisa bertahan hidup itu semua karena usaha yang manusia telah lakukan, agar mereka bisa tetap eksis di dalam kehidupan mereka. Paham-paham inilah yang membuat manusia lambat laun melupakan ada hakekat utama penyokong kehidupan manusia, yaitu Tuhan yang sejati.

Bukankah manusia adalah makhluk yang independen?
Manusia adalah makhluk yang bebas untuk mengekspresikan apa yang mereka pikirkan,
bebas untuk melakukan apa yang manusia ingin lakukan.

Jika pemikiran tersebut manusia sempat pikirkan, maka penulis yakin bahwa pemikiran itu adalah suatu yang kurang tepat. Oleh karena manusia adalah makhluk yang serba terbatas, dan segala yang ingin dilakukan serba dibatasi oleh tingkat kemampuan seseorang.
manusia tidak dapat hidup tanpa manusia lain, oleh karena manusia adalah makhluk yang harus tetap eksis, baik dalam kehidupan ataupun di dalam kejiwaan. Manusia tidak bisa melakukan segala sesuatu dengan kemampuan yang tak terbatas. Manusia adalah makhluk yang terbelenggu oleh keterbatasan yang melekat di dalam kehidupannya.

Adanya konsep tentang ketuhanan membuat manusia terbebani? bagaimana menurutmu?
jika manusia berpikir lebih enak hidup tanpa ada pemikiran tentang adanya tuhan, karena keberadaan tuhan itu malahan membuat manusia menjadi terbeban, oleh karena adanya dosa adanya pahala, adanya surga dan adanya neraka, maka apakah keuntungan manusia?, jika konsep itu dibuat.

menurut penulis pribadi, bahwa adanya konsep tentang tuhan, merupakan keuntung tersendiri, terlepas daripada ada atau tidaknya tuhan. oleh karena, hidup manusia ada yang mengatur, yaitu norma.

Norma ialah peraturan tingkah laku yang ditegakkan ataupun diasaskan oleh anggota kelompok bagi mengekalkan keselarasan tingkah laku.

_______MARVIN E. SHAW


menanggapi mengenai pengertian norma, norma di dalam masyarakat dapat berkembang ataupun dapat pudar seiring bertambahnya usia zaman, dan responsibiliti masyarakat yang menjalankannya. akan tetapi norma ini kuranglah kuat peranannya, dalam kata lain, tidak akan berdampak banyak apabila norma ini tidak dipatuhi. 
Norma tidak mampu mengatur hidup manusia dengan baik, dan selaras dengan kebaikan. oleh karenanya perlu adanya agama, yang mengatur kehidupan akhlak manusia, moral manusia. 
dan mengapa agama merupakan suatu aturan yang sungguh bisa dipatuhi? Karena manusia mengakui akan kelemahannya dan mau mengakui akan adanya kekuatan di luar batas kenalaran manusia yang disebut dengan istilah Tuhan. Agama mengajarkan adanya sesuatu kehidupan lain setelah manusia melampaui batas keterbatasan dirinya, dan memasuki kehidupan yang lain setelah itu, yang disebut dengan kematian. Sedangkan norma tidak memberikan pengertian mengenai hal tentang kematian tersebut.

Bagaimana yang harus kita lakukan, setelah menyadari akan kelemahan dan keterbatasan kita?
Jalan satu-satunya yang harus kita ambil adalah mempercayakan hidup kita sepenuhnya, kepada bantuan suatu oknum yang melampau keterbatasan manusia itu, yaitu Tuhan Sejati yang empunya hidup kita. Hidup seturut dengan arus hidup yang membawa kita pada kebaikan, nurani manusia adalah suatu hal yang suci, yang tidak dapat dinodai oleh pola pemikiran apapun. Nurani adalah kompas yang akan selalu mengarah pada kebaikan, meskipun lingkungan kita memperdayainya.

Hidup kita terkadang kecewa, oleh karena apa yang kita percayai ada itupun tidak kunjung melakukan karya dalam hidup kita. Hal itu tidak berarti bahwa Tuhan itu tidak ada. saat itulah Tuhan ingin menunjukkan pada kita, bahwa Dia adalah Sang Maha tak terbatas, dan ingin menunjukkan kemahaan-Nya pada kita. Disaat kita sedang dalam posisi terbatas dan terantuk suatu permasalahan yang tak dapat kita selesaikan, pada saat itulah giliran Tuhan untuk menyelesaikannya, karena Dia Maha Tidak Terbatas.

Jika kita ingin agar Tuhan melakukan yang terbaik dalam hidup kita, maka berbuat baiklah untuk diri kita sendiri, jika kita sudah tidak mampu, maka giliran Tuhan untuk mengupayakan kebaikan dalam hidup kita. Tuhan itu maha tidak terbatas, tak ada satupun yang mampu membatasi kuasa-Nya.



Salam Keseimbangan antar ciptaan
Melkisedekh Yonatha Alfa Suharyono








Tidak ada komentar:

Posting Komentar